Minggu, 17 Juli 2011

Aku menyesal tak mencintainya.

Diposting oleh Altha Swita Abrianto di 9:37 PM 0 komentar
Viona sedang gembira hari ini, pria yang ia cintai selama ini ternyata memendam perasaan yang sama padanya. Gilang. Sosok pria yang ia kenal 4 tahun lalu menyatakan perasaan padanya tepat pada hari ulangtahunnya. Ia merasakan hal yang jauh lebih indah, bahkan ia tidak bisa berkata apa-apa lagi saat ini.

Gilang yang selalu diimpikannya sekarang berada disampingnya, berada didekatnya dan menjadi sosok yang akan selalu mencintainya. Tak ada hari yang luput dari kebersamaan mereka, tawa Viona lebih ceria dibandingkan dulu, Gilang benar-benar telah membuatnya sangat bahagia.

Mereka banyak melakukan hal romantis, seperti saat ini, menatap langit malam hanya berdua. Viona menggandeng Gilang mesra. “Kamu tau apa yang aku rasain sekarang Vi?” Tanya Gilang, Viona menatapnya lalu menggeleng. Gilang tersenyum “Aku jatuh cinta sama kamu” Jawabnya.

Viona tersenyum, ia bingung harus berkata apa. Ia merasakan wajahnya memanas, ia yakin kalau saat itu Gilang bisa melihat kalau wajahnya merah merona sekarang. Ia ingin menutup wajahnya namun Gilang menahannya lalu mendekatkan wajahnya. Viona memejamkan matanya, ia merasakan ciuman Gilang mendarat dikeningnya.

Lama ia rasakan ciuman penuh perasaan itu, ia semakin yakin kalau Gilang adalah cinta terakhirnya, cinta yang selama ini ia inginkan. Cinta seorang pria yang benar-benar untuk wanitanya. Ia yakin. Sangat yakin.

Kamis, 14 Juli 2011

Aku mencintainya. Kakakku.

Diposting oleh Altha Swita Abrianto di 10:00 PM 0 komentar
Silvia menangis saat seorang anak laki-laki mendorongnya hingga ia terjatuh. Beberapa dari temannya tertawa melihat kejadian itu, merasa Silvia sangat bodoh.
Namun tawa mereka terhenti saat ada anak laki-laki lain memukul si tersangka, perkelahian seru terjadi dan harus dipisahkan oleh orangtua mereka masing-masing.

Anak laki-laki itu menghamipi Silvia yang sesenggukkan, ia menggandeng tangannya dan membawanya kembali pulang kerumah. Anak laki-laki itu bernama Reza, kakak dari Silvia yang tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakiti adiknya.

***

Jumat, 17 Juni 2011

Super Junior, Bagiku tetaplah 13 Pangeran Tampan.

Diposting oleh Altha Swita Abrianto di 8:37 PM 0 komentar
13. Bagi semua orang, angka 13 merupakan angka sial namun, tidak bagiku. 13 merupakan angka favoritku semenjak aku mengenal 13 Pangeran dari Negeri Sebrang. Terdengar berlebihan tapi, itulah yang selalu aku rasakan saat mendengar 13 Pangeran-ku bernyanyi di tengah lautan Biru Safir dan teriakan histeris para Sahabatku. ELFs.

Senin, 16 Mei 2011

Kesepian? Butuh? Atau di Buang?

Diposting oleh Altha Swita Abrianto di 9:37 PM 0 komentar
Pernah menangis? Aku yakin siapapun kalian, kalian pasti pernah menangis.
Akhir-akhir ini aku menangis, entah kenapa. Sama seperti malam sebelumnya, hujan turun dengan lebatnya.
Hujan yang dulu aku senangi tak mampu lagi menjadi sebuah hal yang membuatku tersenyum.

Aku menangis.
Ya, ditengah air lebat yang turun membasahi segala hal yang mampu ia jamah.

Entah apa yang ku tangisi, entah apa yang harus aku galaukan.
Aku tau, manusia itu ditakdirkan sendiri namun aku membenci saat dimana aku benar-benar sendiri tanpa seorang teman ataupun kekasih.


Rabu, 11 Mei 2011

Untitled bukan berarti tanpa judul

Diposting oleh Altha Swita Abrianto di 9:39 PM 0 komentar
Mencintai mantan 
Aku ga punya alasan mengapa aku mencintai kamu, jadi jangan desak aku dengan pertanyaan. Mengapa kamu masih mencintai aku? 

Doa untuk yang terkasih
Tuhan, berikan dia senyuman besok hari. Jujur, cuma itu yg bisa meyakinkan aku betapa bahagianya dia memiliki Tuhan (:
  
Hubungan Cinta tanpa sebuah status
Aku butuh kepastian tentang hubungan kita, kamu pikir enak apa digantung kaya jemuran begini !
  
Manusia yang berlapang dada
Aku mencintai org yang membenciku, kenapa? Karena secara tidak sengaja mereka menyayangiku

Menunggu dan pergi
 Sampai saat ini aku masih mencintai kamu yang acuh dan jika suatu saat nanti kamu sadar kamu harus tau, cinta itu telah pergi

Egois dan Cinta
Egois itu saat aku menginginkan kamu hanya milik aku tanpa kecuali

 Malaikat
Kamu kaya malaikat, datang saat aku ga kuat bertahan hidup

Penyesalan dan keyakinan
Saat kamu pilih dia aku akan rela tp suatu hari kamu pasti akan bilang "aku nyesel pilih dia"

Jomblo
 Jomblo terlalu lama itu bukan krn kita ga laku, tp krna kita terlalu pemilih

Menanti
 Tiap hari menanti nama kamu nangkring di inbox aku (:

Cinta sebuah pengorbanan
Cinta itu dibuktiin dari seberapa besar pengorbanan dia utk kamu, bukan seberapa sering dia mengucapkan kata cinta utk kamu

Cinta bukan materi
Aku ga butuh harta dari kamu, aku cuma mau hati kamu

Cinta dan Sayang
Saat kamu mampu melepas kekasihmu, berarti kamu blm mencintainya tp hanya sekedar menyayanginya

Pujangga
Aku suka merangkai kata, dimana kata itu akan menjadi kalimat indah untukmu

Garpu dan Sendok
Perempuan dan laki-laki itu bertolak belakang, tp keduanya saling membutuhkan

Kecupan kening
Aku suka bagian dimana kamu mengecup keningku dengan lembut krn aku tau kmu menyayangiku tulus

Gagal gombal
Seandainya aku bisa ngasih kamu bintang yg ada dilangit, akan aku kasih. Sayangnya bintangnya jauh :D maaf ya

Spongebob dan Patrick
Aku mau punya sahabat kaya patrick, biarpun bodoh tp dia selalu berterus terang tentang sahabatnya :)
Apa adanya
Jujur, suara kamu emang jelek tp aku tetep suka kalo kamu lg nyanyi lagu cinta buat aku :)

Tidak sempurna dan bukan Tuhan
Manusia itu punya kelebihan dan kekurangan, seburuk apapun kamu pasti ada 1 hal yg bisa kamu banggakan

Rindu yang salah
Pernah satu kali, aku merindukan seseorang yang ga seharusnya aku rindukan

Cemburu
Aku benci dimana ada bagian aku harus mengalah dan melihatmu bercanda mesra dengan yg lain

Harapan
Pengen deh ada dipikiran kamu, 5 menit aja (:

Cinta tanpa harap
Aku menyayangi kamu lebih dr apa yang kamu tau, bhkan aku ga berharap kamu membalasnya

Adil
Pengen tukeran tempat, supaya kamu tau gimana jadi aku dan aku jadi kamu


Follow Buatseseorang :) i'm the one of admin that acc ^^

Selasa, 12 April 2011

Kesepian itu indah

Diposting oleh Altha Swita Abrianto di 9:00 PM 0 komentar
Pernah ngerasa sendiri?
Kalau ada kata diatas kata kesepian mungkin kata itu yang akan kupakai untuk menggambarkan suasana hatiku saat ini. Memang banyak orang disekitarku, mengelilingiku dan tanpa kusadari memberi warna dalam kehidupanku.

Namun, jauh di dalam lubuk hati yang paling dalam aku merasakan kesepian yang oranglain tidak mengetahuinya.

Kesepian bagiku seperti koin yang memiliki 2 sisi. Kadang di butuhkan kadang pula ingin di enyahkan.
Namun bagiku kesepian itu indah, mampu menciptakan sebuah sisi lain dari seorang anak manusia.
Sebuah sisi yang bisa dilihat hanya saat kesepian itu datang


Bagi yang merasa kesepian ditulis dengan penuh rasa ketidakpastian

Senin, 11 April 2011

Tak tau makna = Buta

Diposting oleh Altha Swita Abrianto di 8:43 PM 0 komentar
Menciptakan sebuah rasa tanpa tau maknanya sama saja melihat dalam ruangan tanpa lampu. Gelap. Tak tau harus kemana. Bukan keinginanku untuk besar dari keluarga broken home, semua orang mencibir, menjauhi dan memusuhi seakan perceraian adalah sebuah aib.

Mereka tak sesungguhnya mengerti apa itu arti perpisahan atau perceraian dan yang mereka mengerti hanyalah ketidakmampuan keduanya untuk menjalani kehidupan. Untuk apa mereka menikah kalau harus berakhir dengan perceraian, bukaknkah pernikahan itu di tuntut untuk saling bersama hingga Tuhan yang memisahkan mereka?!

Perceraian 5 tahun itu membuatku tak mudah untuk memercayai orang-orang yang dekat denganku. Sejak kecilpun aku tak mempunyai teman, tak ada yang mau berteman tepatnya. Entah apa yang salah dengan diriku. Aku tumbuh dengan berbagai hinaan dan cacian orang-orang, membuatku selalu sinis kepada oranglain.

Saat di jalan atau dimanapun aku berada dan ada oranglain melihatku dengan tatapan aneh, aku selalu menatap balik dengan tatapan "apa! Ada yang salah sama gue?!". Sejak 5 tahun yang lalu aku memilih tinggal sendiri di sebuah kost-kostan dekat kampus.
Sebenarnya aku punya kakak. Laki-laki. Tampan dan cerdas. Namun perceraian 5 tahun lalu membuatnya jelek dan bodoh dari hari ke hari.

Ia pergi. Selamanya. Meninggalkan tangis dan luka semakin dalam untukku. 5 tahun yang merubah segalanya. Tawa menjadi duka dan semakin perih rasanya.

2 tahun lalu, ayah menikah lagi dengan seorang perempuan muda beranak 1, memiliki kesenangan sendiri diatas duka anaknya. Baru setahun umur mereka, ayah terkena stroke dan melumpuhkan hampir semua anggota tubuhnya.
Istri baru yang masih muda itu tak sanggu mengurusi ayah, sebulan kemudian mereka bercerai. Aku yang akhirnya mengurusi semua kebutuhan ayah selama ia sakit. Ibu membantu? Tidak, ia malah sibuk mengurusi pernikahannya dengan seorang pengusaha sukses dari Medan.

Akan ada bahagia lagi diatas penderitaan yang panjang ini. Saat pernikahan mereka aku sengaja tidak datang. Untuk apa? Memperlakukan diri sendiri? Sudah cukup bagiku mendengar cacian banyak orang.
Ibu habis-habisan memakiku karena ketidakhadiranku, baginya tidak sopan. Aku menjawab pertanyaannya dengan enteng "untuk apa? Bersenang-senang diatas penderitaan ayah?"

Wajahnya berubah makin garang, tangannya siap menamparku. Wajahku yang masih tegak menatapnya dan seakan menantangnya membuat nyalinya surut untuk menamparku, dengan kesal dia beranjak pergi meninggalkan rumah ayah.

4 bulan berlalu, ayah tak sanggup lagi menahan deritanya. Ia pergi. Menyusul mas Ari yang telah tinggal di surga. Kembali. Luka itu tergores panjang di hati ini.
Ibu masih bahagia dengan pernikahannya, bahkan yang aku dengar dia telah hamil padahal yang aku tau umur ibu bukan umur yang bagus lagi untuk hamil. Aku akhirnya kembali ke kost-kostan kecilku dan kembali memulai kesendirian.

Dari awal aku sudah bilang, menciptakan sebuah perasaan tanpa tau maknanya sama saja buta. Dan itu yang kini terjadi dengan ibuku, suami barunya ternyata memiliki istri dan ibuku habis di teror oleh perempuan gila itu. Akhirnya mereka bercerai dan sang mantan suami meninggalkan ibu dengan perut bunctitnya yang semakin hari semakin besar, tanpa uang tanpa makanan.

Akhirnya aku yang mengurus ibu, mengantarnya kontrol dan membelikan makanan-makanan yang diinginkan si bayi. Dokter sebenarnya sudah bilang kalau ibu tidak bisa melahirkan lagi, kalaupun ia resikonya kecil. Namun ibu bersikeras, ia ingin melahirkan anaknya yang notabane adalah adik tiriku.
Persalinan berjalan, aku menunggu diluar dengan gusar, mondar-mandir sepanjang koridor sambil meremas-remas tanganku sendiri.

Dokter keluar ruang persalinan namun aku tak mendengar sedikitpun suara tangisan bayi dari dalam sana. Aku memperhatikan wajahnya, ada kemuraman disana dan tanpa ia bilanngpun aku sudah tau jawabannya.
Kemudian aku masuk kesana, kulihat ibuku dan anaknya yang tertidur tenang. Abadi.

***

Selesai pemakaman ibu, aku kembali ke kost-kostanku yang kecil dan sederhana, mengemasi pakaianku. Aku akan pergi, kota ini terlalu banyak kenangan buruk tentang keluargaku.
Kota lain mungkin akan menjadi kota terbaik nantinya untukku. Namun aku tak yakin aku mampu mempercayai oranglain setelah kematian orang-orang disekitarku.


Kisah fiksi dengan beberapa kisah nyata di dalamnya.

Minggu, 17 Juli 2011

Aku menyesal tak mencintainya.

Karya : Altha Swita Abrianto di 9:37 PM 0 komentar
Viona sedang gembira hari ini, pria yang ia cintai selama ini ternyata memendam perasaan yang sama padanya. Gilang. Sosok pria yang ia kenal 4 tahun lalu menyatakan perasaan padanya tepat pada hari ulangtahunnya. Ia merasakan hal yang jauh lebih indah, bahkan ia tidak bisa berkata apa-apa lagi saat ini.

Gilang yang selalu diimpikannya sekarang berada disampingnya, berada didekatnya dan menjadi sosok yang akan selalu mencintainya. Tak ada hari yang luput dari kebersamaan mereka, tawa Viona lebih ceria dibandingkan dulu, Gilang benar-benar telah membuatnya sangat bahagia.

Mereka banyak melakukan hal romantis, seperti saat ini, menatap langit malam hanya berdua. Viona menggandeng Gilang mesra. “Kamu tau apa yang aku rasain sekarang Vi?” Tanya Gilang, Viona menatapnya lalu menggeleng. Gilang tersenyum “Aku jatuh cinta sama kamu” Jawabnya.

Viona tersenyum, ia bingung harus berkata apa. Ia merasakan wajahnya memanas, ia yakin kalau saat itu Gilang bisa melihat kalau wajahnya merah merona sekarang. Ia ingin menutup wajahnya namun Gilang menahannya lalu mendekatkan wajahnya. Viona memejamkan matanya, ia merasakan ciuman Gilang mendarat dikeningnya.

Lama ia rasakan ciuman penuh perasaan itu, ia semakin yakin kalau Gilang adalah cinta terakhirnya, cinta yang selama ini ia inginkan. Cinta seorang pria yang benar-benar untuk wanitanya. Ia yakin. Sangat yakin.

Kamis, 14 Juli 2011

Aku mencintainya. Kakakku.

Karya : Altha Swita Abrianto di 10:00 PM 0 komentar
Silvia menangis saat seorang anak laki-laki mendorongnya hingga ia terjatuh. Beberapa dari temannya tertawa melihat kejadian itu, merasa Silvia sangat bodoh.
Namun tawa mereka terhenti saat ada anak laki-laki lain memukul si tersangka, perkelahian seru terjadi dan harus dipisahkan oleh orangtua mereka masing-masing.

Anak laki-laki itu menghamipi Silvia yang sesenggukkan, ia menggandeng tangannya dan membawanya kembali pulang kerumah. Anak laki-laki itu bernama Reza, kakak dari Silvia yang tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakiti adiknya.

***

Jumat, 17 Juni 2011

Super Junior, Bagiku tetaplah 13 Pangeran Tampan.

Karya : Altha Swita Abrianto di 8:37 PM 0 komentar
13. Bagi semua orang, angka 13 merupakan angka sial namun, tidak bagiku. 13 merupakan angka favoritku semenjak aku mengenal 13 Pangeran dari Negeri Sebrang. Terdengar berlebihan tapi, itulah yang selalu aku rasakan saat mendengar 13 Pangeran-ku bernyanyi di tengah lautan Biru Safir dan teriakan histeris para Sahabatku. ELFs.

Senin, 16 Mei 2011

Kesepian? Butuh? Atau di Buang?

Karya : Altha Swita Abrianto di 9:37 PM 0 komentar
Pernah menangis? Aku yakin siapapun kalian, kalian pasti pernah menangis.
Akhir-akhir ini aku menangis, entah kenapa. Sama seperti malam sebelumnya, hujan turun dengan lebatnya.
Hujan yang dulu aku senangi tak mampu lagi menjadi sebuah hal yang membuatku tersenyum.

Aku menangis.
Ya, ditengah air lebat yang turun membasahi segala hal yang mampu ia jamah.

Entah apa yang ku tangisi, entah apa yang harus aku galaukan.
Aku tau, manusia itu ditakdirkan sendiri namun aku membenci saat dimana aku benar-benar sendiri tanpa seorang teman ataupun kekasih.


Rabu, 11 Mei 2011

Untitled bukan berarti tanpa judul

Karya : Altha Swita Abrianto di 9:39 PM 0 komentar
Mencintai mantan 
Aku ga punya alasan mengapa aku mencintai kamu, jadi jangan desak aku dengan pertanyaan. Mengapa kamu masih mencintai aku? 

Doa untuk yang terkasih
Tuhan, berikan dia senyuman besok hari. Jujur, cuma itu yg bisa meyakinkan aku betapa bahagianya dia memiliki Tuhan (:
  
Hubungan Cinta tanpa sebuah status
Aku butuh kepastian tentang hubungan kita, kamu pikir enak apa digantung kaya jemuran begini !
  
Manusia yang berlapang dada
Aku mencintai org yang membenciku, kenapa? Karena secara tidak sengaja mereka menyayangiku

Menunggu dan pergi
 Sampai saat ini aku masih mencintai kamu yang acuh dan jika suatu saat nanti kamu sadar kamu harus tau, cinta itu telah pergi

Egois dan Cinta
Egois itu saat aku menginginkan kamu hanya milik aku tanpa kecuali

 Malaikat
Kamu kaya malaikat, datang saat aku ga kuat bertahan hidup

Penyesalan dan keyakinan
Saat kamu pilih dia aku akan rela tp suatu hari kamu pasti akan bilang "aku nyesel pilih dia"

Jomblo
 Jomblo terlalu lama itu bukan krn kita ga laku, tp krna kita terlalu pemilih

Menanti
 Tiap hari menanti nama kamu nangkring di inbox aku (:

Cinta sebuah pengorbanan
Cinta itu dibuktiin dari seberapa besar pengorbanan dia utk kamu, bukan seberapa sering dia mengucapkan kata cinta utk kamu

Cinta bukan materi
Aku ga butuh harta dari kamu, aku cuma mau hati kamu

Cinta dan Sayang
Saat kamu mampu melepas kekasihmu, berarti kamu blm mencintainya tp hanya sekedar menyayanginya

Pujangga
Aku suka merangkai kata, dimana kata itu akan menjadi kalimat indah untukmu

Garpu dan Sendok
Perempuan dan laki-laki itu bertolak belakang, tp keduanya saling membutuhkan

Kecupan kening
Aku suka bagian dimana kamu mengecup keningku dengan lembut krn aku tau kmu menyayangiku tulus

Gagal gombal
Seandainya aku bisa ngasih kamu bintang yg ada dilangit, akan aku kasih. Sayangnya bintangnya jauh :D maaf ya

Spongebob dan Patrick
Aku mau punya sahabat kaya patrick, biarpun bodoh tp dia selalu berterus terang tentang sahabatnya :)
Apa adanya
Jujur, suara kamu emang jelek tp aku tetep suka kalo kamu lg nyanyi lagu cinta buat aku :)

Tidak sempurna dan bukan Tuhan
Manusia itu punya kelebihan dan kekurangan, seburuk apapun kamu pasti ada 1 hal yg bisa kamu banggakan

Rindu yang salah
Pernah satu kali, aku merindukan seseorang yang ga seharusnya aku rindukan

Cemburu
Aku benci dimana ada bagian aku harus mengalah dan melihatmu bercanda mesra dengan yg lain

Harapan
Pengen deh ada dipikiran kamu, 5 menit aja (:

Cinta tanpa harap
Aku menyayangi kamu lebih dr apa yang kamu tau, bhkan aku ga berharap kamu membalasnya

Adil
Pengen tukeran tempat, supaya kamu tau gimana jadi aku dan aku jadi kamu


Follow Buatseseorang :) i'm the one of admin that acc ^^

Selasa, 12 April 2011

Kesepian itu indah

Karya : Altha Swita Abrianto di 9:00 PM 0 komentar
Pernah ngerasa sendiri?
Kalau ada kata diatas kata kesepian mungkin kata itu yang akan kupakai untuk menggambarkan suasana hatiku saat ini. Memang banyak orang disekitarku, mengelilingiku dan tanpa kusadari memberi warna dalam kehidupanku.

Namun, jauh di dalam lubuk hati yang paling dalam aku merasakan kesepian yang oranglain tidak mengetahuinya.

Kesepian bagiku seperti koin yang memiliki 2 sisi. Kadang di butuhkan kadang pula ingin di enyahkan.
Namun bagiku kesepian itu indah, mampu menciptakan sebuah sisi lain dari seorang anak manusia.
Sebuah sisi yang bisa dilihat hanya saat kesepian itu datang


Bagi yang merasa kesepian ditulis dengan penuh rasa ketidakpastian

Senin, 11 April 2011

Tak tau makna = Buta

Karya : Altha Swita Abrianto di 8:43 PM 0 komentar
Menciptakan sebuah rasa tanpa tau maknanya sama saja melihat dalam ruangan tanpa lampu. Gelap. Tak tau harus kemana. Bukan keinginanku untuk besar dari keluarga broken home, semua orang mencibir, menjauhi dan memusuhi seakan perceraian adalah sebuah aib.

Mereka tak sesungguhnya mengerti apa itu arti perpisahan atau perceraian dan yang mereka mengerti hanyalah ketidakmampuan keduanya untuk menjalani kehidupan. Untuk apa mereka menikah kalau harus berakhir dengan perceraian, bukaknkah pernikahan itu di tuntut untuk saling bersama hingga Tuhan yang memisahkan mereka?!

Perceraian 5 tahun itu membuatku tak mudah untuk memercayai orang-orang yang dekat denganku. Sejak kecilpun aku tak mempunyai teman, tak ada yang mau berteman tepatnya. Entah apa yang salah dengan diriku. Aku tumbuh dengan berbagai hinaan dan cacian orang-orang, membuatku selalu sinis kepada oranglain.

Saat di jalan atau dimanapun aku berada dan ada oranglain melihatku dengan tatapan aneh, aku selalu menatap balik dengan tatapan "apa! Ada yang salah sama gue?!". Sejak 5 tahun yang lalu aku memilih tinggal sendiri di sebuah kost-kostan dekat kampus.
Sebenarnya aku punya kakak. Laki-laki. Tampan dan cerdas. Namun perceraian 5 tahun lalu membuatnya jelek dan bodoh dari hari ke hari.

Ia pergi. Selamanya. Meninggalkan tangis dan luka semakin dalam untukku. 5 tahun yang merubah segalanya. Tawa menjadi duka dan semakin perih rasanya.

2 tahun lalu, ayah menikah lagi dengan seorang perempuan muda beranak 1, memiliki kesenangan sendiri diatas duka anaknya. Baru setahun umur mereka, ayah terkena stroke dan melumpuhkan hampir semua anggota tubuhnya.
Istri baru yang masih muda itu tak sanggu mengurusi ayah, sebulan kemudian mereka bercerai. Aku yang akhirnya mengurusi semua kebutuhan ayah selama ia sakit. Ibu membantu? Tidak, ia malah sibuk mengurusi pernikahannya dengan seorang pengusaha sukses dari Medan.

Akan ada bahagia lagi diatas penderitaan yang panjang ini. Saat pernikahan mereka aku sengaja tidak datang. Untuk apa? Memperlakukan diri sendiri? Sudah cukup bagiku mendengar cacian banyak orang.
Ibu habis-habisan memakiku karena ketidakhadiranku, baginya tidak sopan. Aku menjawab pertanyaannya dengan enteng "untuk apa? Bersenang-senang diatas penderitaan ayah?"

Wajahnya berubah makin garang, tangannya siap menamparku. Wajahku yang masih tegak menatapnya dan seakan menantangnya membuat nyalinya surut untuk menamparku, dengan kesal dia beranjak pergi meninggalkan rumah ayah.

4 bulan berlalu, ayah tak sanggup lagi menahan deritanya. Ia pergi. Menyusul mas Ari yang telah tinggal di surga. Kembali. Luka itu tergores panjang di hati ini.
Ibu masih bahagia dengan pernikahannya, bahkan yang aku dengar dia telah hamil padahal yang aku tau umur ibu bukan umur yang bagus lagi untuk hamil. Aku akhirnya kembali ke kost-kostan kecilku dan kembali memulai kesendirian.

Dari awal aku sudah bilang, menciptakan sebuah perasaan tanpa tau maknanya sama saja buta. Dan itu yang kini terjadi dengan ibuku, suami barunya ternyata memiliki istri dan ibuku habis di teror oleh perempuan gila itu. Akhirnya mereka bercerai dan sang mantan suami meninggalkan ibu dengan perut bunctitnya yang semakin hari semakin besar, tanpa uang tanpa makanan.

Akhirnya aku yang mengurus ibu, mengantarnya kontrol dan membelikan makanan-makanan yang diinginkan si bayi. Dokter sebenarnya sudah bilang kalau ibu tidak bisa melahirkan lagi, kalaupun ia resikonya kecil. Namun ibu bersikeras, ia ingin melahirkan anaknya yang notabane adalah adik tiriku.
Persalinan berjalan, aku menunggu diluar dengan gusar, mondar-mandir sepanjang koridor sambil meremas-remas tanganku sendiri.

Dokter keluar ruang persalinan namun aku tak mendengar sedikitpun suara tangisan bayi dari dalam sana. Aku memperhatikan wajahnya, ada kemuraman disana dan tanpa ia bilanngpun aku sudah tau jawabannya.
Kemudian aku masuk kesana, kulihat ibuku dan anaknya yang tertidur tenang. Abadi.

***

Selesai pemakaman ibu, aku kembali ke kost-kostanku yang kecil dan sederhana, mengemasi pakaianku. Aku akan pergi, kota ini terlalu banyak kenangan buruk tentang keluargaku.
Kota lain mungkin akan menjadi kota terbaik nantinya untukku. Namun aku tak yakin aku mampu mempercayai oranglain setelah kematian orang-orang disekitarku.


Kisah fiksi dengan beberapa kisah nyata di dalamnya.
Copy Paste hukumannya di penjara 5 tahun lho :). Diberdayakan oleh Blogger.
 

A L T R I S E S I L V E R Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting