“Ryeowook-aah, jika aku meninggalkanmu nanti carilah wanita lain yang jauh lebih baik dariku” kata Jieun. Aku menatap kekasihku kebingungan “kau mau meninggalkanku? Tega sekali” ucapku dengan nada sedikit manja, Jieun hanya menatapku sambil terus tersenyum. Perlahan aku merasakan ia mulai menjauh dariku, aku coba menahan tangannya agar tidak pergi namun sesuatu yang besar sepertinya menariknya, ia menghilang. Aku kalut.
“JIEUN!!”
Jumat, 23 September 2011
Kamis, 01 September 2011
Lovely Way -Part 2-
Hankyung kembali ke Cina dengan diam-diam, semua member Super Junior dan HyeSung mengantarkan Hankyung di bandara, Hankyung berpamitan pada semua member termasuk Heechul, mereka berpelukan lama, terlihat Hankyung membisikkan sesuatu pada Heechul yang membuat Hankyung seperti mengeluarkan airmatanya namun ia buru-buru menghapusnya.
Hankyung sudah berada didepan HyeSung. HyeSung memeluk Hankyung erat, ia terpukul dengan keputusan Hankyung. Dia berharap suatu saat nanti Hankyung memutuskan untuk kembali pada Super Junior.
HyeSung berjalan gontai meninggalkan bandara, semua member Super Junior sudah pulang terlebih dahulu, matanya bengkak karena menangis sejak semalam. Tanpa ia sadari Heechul mendekatinya dan mengejutkannya “Heechul Oppa!!!” teriaknya, Heechul hanya tersenyum lebar “sedang apa kau disini? Bukannya kau sudah pulang bersama yang lainnya?” Tanya HyeSung. Heechul menggeleng “aku tau kau itu terpuruk sama sepertiku makanya aku takut pulang membawa sendiri” katanya.
HyeSung menatap Heechul “Oppa, apa dia akan kembali?” tanyanya, Heechul diam. Dia berpikir terlalu lama sebelum menjawab “mungkin, kita harus percaya padanya” kata Heechul.
Hankyung sudah berada didepan HyeSung. HyeSung memeluk Hankyung erat, ia terpukul dengan keputusan Hankyung. Dia berharap suatu saat nanti Hankyung memutuskan untuk kembali pada Super Junior.
HyeSung berjalan gontai meninggalkan bandara, semua member Super Junior sudah pulang terlebih dahulu, matanya bengkak karena menangis sejak semalam. Tanpa ia sadari Heechul mendekatinya dan mengejutkannya “Heechul Oppa!!!” teriaknya, Heechul hanya tersenyum lebar “sedang apa kau disini? Bukannya kau sudah pulang bersama yang lainnya?” Tanya HyeSung. Heechul menggeleng “aku tau kau itu terpuruk sama sepertiku makanya aku takut pulang membawa sendiri” katanya.
HyeSung menatap Heechul “Oppa, apa dia akan kembali?” tanyanya, Heechul diam. Dia berpikir terlalu lama sebelum menjawab “mungkin, kita harus percaya padanya” kata Heechul.
Neomu Yeoppo Part 2
“Annyeong, sedang apa kau disini?” Tanya Kyuhyun saat aku sedang makan di kantin “annyeong” jawabku singkat, sambil terus melahap rotiku, dia melihatku sekilas “kau kenapa?” tanyanya, aku menggeleng tanpa melihat ke arahnya sambil terus makan. Dia melihat arah lain lalu mendesah. “Sarangheyo” katanya samar-samar, aku menoleh “mwo? Kau berkata apa barusan?” tanyaku.
Dia melihatku “sarangheyo” ulangnya masih sedikit berbisik “mwo? Coba katakan lebih keras, aku tidak mendengarmu” kataku lagi “SARANGHEYO!!” Teriaknya hingga semua mata di kantin menatap kami, aku diam. Memandangnya tanpa berkutik dan member jawaban “kau sudah mendengarnya kan? Sekarang jawablah”. Aku tidak mengerti apa maksudnya, apa yang harus aku jawab, dia kan Cuma mengatakan aku mencintaimu. Aku menatapnya keheranan lalu dengan cueknya aku kembali makan.
“Aishh” desisnya melihat kelakuanku “Choi Soo Ki, Sarangheyo! Be my girl, please” ucapnya lagi agak keras dan kami kembali menjadi tontonan banyak orang, aku melihat kearahnya “kau gila ya, mengatakan hal seperti itu didepan orang banyak” kataku agak kesal, jujur saja hatiku sekarang berdetak lebih cepat makanya aku pura-pura marah agar rasa Maluku tertutupi.
Dia melihatku “sarangheyo” ulangnya masih sedikit berbisik “mwo? Coba katakan lebih keras, aku tidak mendengarmu” kataku lagi “SARANGHEYO!!” Teriaknya hingga semua mata di kantin menatap kami, aku diam. Memandangnya tanpa berkutik dan member jawaban “kau sudah mendengarnya kan? Sekarang jawablah”. Aku tidak mengerti apa maksudnya, apa yang harus aku jawab, dia kan Cuma mengatakan aku mencintaimu. Aku menatapnya keheranan lalu dengan cueknya aku kembali makan.
“Aishh” desisnya melihat kelakuanku “Choi Soo Ki, Sarangheyo! Be my girl, please” ucapnya lagi agak keras dan kami kembali menjadi tontonan banyak orang, aku melihat kearahnya “kau gila ya, mengatakan hal seperti itu didepan orang banyak” kataku agak kesal, jujur saja hatiku sekarang berdetak lebih cepat makanya aku pura-pura marah agar rasa Maluku tertutupi.
Pemimpi..
Seorang pemimpi adalah aku, memaksa terus bermimpi walaupun seharusnya aku sudah terbangun dari mimpi itu.
Aku adalah seorang pemimpi. Selalu menginginkan seorang yg jauh dari hidupku tinggal bersamaku
Seorang pemimpi adalah aku. Terus berharap walaupun lelah
Seorang pemimpi adalah aku. Yang hanya bisa mengeluh dalam hati saat melihatmu bersama yang lain
Seorang pemimpi adalah aku. Mencintaimu dalam hati dan hanya mampu memandang wajahmu di foto
Seorang pemimpi adalah aku. Senang melihat senyummu walaupun itu bukan hanya untukku
Seorang pemimpi adalah aku. Berharap mimpi itu menjadi kenyataan suatu saat nanti
Seorang pemimpi adalah aku. Tetap mencintaimu walaupun aku tau tidak akan ada harapan cintaku utk dibalas
Sabtu, 13 Agustus 2011
Noona, Sarangheyoo~ Part 2
“JINJA??!!”
Dugaan Hye Ri tepat, salah dia menceritakan hal ini pada Gyn Suk yang jelas-jelas dia sangat menggilai Super Junior. Hye Ri menangguk. “lalu, kau jawab apa saat dia bilang dia jatuh cinta padamu?” Tanya Gyn Suk dengan suara agak perlahan. Hye Ri hanya dia tak memberikan jawaban. Gyn Suk yang menanti jawabannya menatapnya, lalu dia berdecak “aahh kau ini bodoh atau apa? Laki-laki seperti itu kau tolak” katanya.
“Aku belum menjawab apa-apa, aku hanya menyuruhnya keluar dan jangan menghubungiku dulu” jawab Hye Ri lemas. Gyn Suk memukul kepalanya “bodoh, itu sama saja kau menolaknya, kau ini, kalau aku yang ada di posisimu aku tidak akan melepaskannya begitu saja” kata Gyn Suk semangat. Aku meringis kesakitan “kau akan menjawab iya karena kau kan juga menggilai mereka, berbeda denganku yang notabene-nya mengenal Hyuk Jae secara pribadi” kilah Hye Ri.
“Ya terserah apa katamulah, jangan menyesal telah menolaknya, dia itu public figure bisa saja sekarang dia sedang berjalan dengan perempuan lain yang lebih cantik dan seksi dari dirimu” kata Gyn Suk sebelum pergi. Aku terdiam, memikirkan kata-kata Gyn Suk tadi dan entah kenapa dia merasakan panas di hatinya, ia seperti tidak ingin Eunhyuk melakukan hal yang dibicarakan Gyn Suk.
“Eotteohge?”.
**
“Aku mencintaimu noona, aku mencintaimu Shin Hye Ri!” kata Eunhyuk. Hye Ri terkejut, dia tidak bisa mengatakan apa-apa dan hanya memandang Eunhyuk “Aku mau kau disampingku Hye Ri, disamping seorang Hyuk Jae” katanya lagi.
“Lebih baik kau keluar Hyuk, dan jangan hubungi aku dulu”. Eunhyuk terkejut mendengar respon Hye Ri dia mencoba mengatakan sesuatu namun Hye Ri memintanya untuk cepat keluar dari apartementnya.
Dugaan Hye Ri tepat, salah dia menceritakan hal ini pada Gyn Suk yang jelas-jelas dia sangat menggilai Super Junior. Hye Ri menangguk. “lalu, kau jawab apa saat dia bilang dia jatuh cinta padamu?” Tanya Gyn Suk dengan suara agak perlahan. Hye Ri hanya dia tak memberikan jawaban. Gyn Suk yang menanti jawabannya menatapnya, lalu dia berdecak “aahh kau ini bodoh atau apa? Laki-laki seperti itu kau tolak” katanya.
“Aku belum menjawab apa-apa, aku hanya menyuruhnya keluar dan jangan menghubungiku dulu” jawab Hye Ri lemas. Gyn Suk memukul kepalanya “bodoh, itu sama saja kau menolaknya, kau ini, kalau aku yang ada di posisimu aku tidak akan melepaskannya begitu saja” kata Gyn Suk semangat. Aku meringis kesakitan “kau akan menjawab iya karena kau kan juga menggilai mereka, berbeda denganku yang notabene-nya mengenal Hyuk Jae secara pribadi” kilah Hye Ri.
“Ya terserah apa katamulah, jangan menyesal telah menolaknya, dia itu public figure bisa saja sekarang dia sedang berjalan dengan perempuan lain yang lebih cantik dan seksi dari dirimu” kata Gyn Suk sebelum pergi. Aku terdiam, memikirkan kata-kata Gyn Suk tadi dan entah kenapa dia merasakan panas di hatinya, ia seperti tidak ingin Eunhyuk melakukan hal yang dibicarakan Gyn Suk.
“Eotteohge?”.
**
“Aku mencintaimu noona, aku mencintaimu Shin Hye Ri!” kata Eunhyuk. Hye Ri terkejut, dia tidak bisa mengatakan apa-apa dan hanya memandang Eunhyuk “Aku mau kau disampingku Hye Ri, disamping seorang Hyuk Jae” katanya lagi.
“Lebih baik kau keluar Hyuk, dan jangan hubungi aku dulu”. Eunhyuk terkejut mendengar respon Hye Ri dia mencoba mengatakan sesuatu namun Hye Ri memintanya untuk cepat keluar dari apartementnya.
Lovely Way -Part 1-
Nama koreanya Lee HyeSung, aku suka tawanya yang khas, berbeda dengan perempuan lain di Entertainment ini. Selama ini mungkin dia tidak tau kalau aku memandanginya karena aku hanya mampu memandanginya dari jauh, bukannya takut tapi aku tidak mau terburu-buru.
**
“Annyeonghaseyo, Chika imnida” katanya memperkenalkan diri didepan juri audisi. Chika adalah WNI yang jauh-jauh datang ke Korea hanya untuk audisi SM Entertainment, bahasa Koreanya fasih dan dia tidak canggung untuk menampilkan bakatnya. Dia menari dengan lincah mengikuti irama music yang di putar di ruangan tersebut. Para juri saling bertatapan dan melontarkan komentarnya secara berbisik lalu mereka memberikan penilaiannya/
Seminggu setelah audisi itu Chika menanti hasil audisinya, dia tegang, bagaimana tidak yang mengikuti audisi itu rata-rata memiliki tarian dan suara yang bagus. Dia berharap-harap cemas saat membuka emailnya. Tak sampai sedetik ia berteriak “KYAAAAA~! AKU LOLOS AUDISI!!!!”teriaknya, tidak peduli ini sudah malam atau tidak yang pasti saat ini dia sangat senang/
**
**
“Annyeonghaseyo, Chika imnida” katanya memperkenalkan diri didepan juri audisi. Chika adalah WNI yang jauh-jauh datang ke Korea hanya untuk audisi SM Entertainment, bahasa Koreanya fasih dan dia tidak canggung untuk menampilkan bakatnya. Dia menari dengan lincah mengikuti irama music yang di putar di ruangan tersebut. Para juri saling bertatapan dan melontarkan komentarnya secara berbisik lalu mereka memberikan penilaiannya/
Seminggu setelah audisi itu Chika menanti hasil audisinya, dia tegang, bagaimana tidak yang mengikuti audisi itu rata-rata memiliki tarian dan suara yang bagus. Dia berharap-harap cemas saat membuka emailnya. Tak sampai sedetik ia berteriak “KYAAAAA~! AKU LOLOS AUDISI!!!!”teriaknya, tidak peduli ini sudah malam atau tidak yang pasti saat ini dia sangat senang/
**
Selasa, 09 Agustus 2011
Neomu Yeoppo Part 1
“LEE GIKWANG!!!! Kembali kau kesini!! Sekarang!!” Teriakku pada Lee Gikwang yang sedang berlari menjauhiku. Ini hari pertama kami masuk tahun ajaran baru, Lee Gikwang adalah sahabatku sejak kecil, Lee Gikwang yang orang Korea asli berteman denganku yang seorang blasteran Korea-Indonesia. kami terlalu sering bersama sehingga semua orang mengira kami memiliki hubungan khusus. Aku sama sekali tidak mau dengannya, terlalu sering bersamanya malah membuatku tidak ingin berpacaran dengannya.
Aku masih berlari mengejarnya yang sudah berada di depan gerbang sekolah kami, dia tertawa melihatku mengejarnya dengan susah payah “Hey! Kau kan tau aku benci cacing, kenapa kau melemparkannya padaku?” sungutku saat aku sampai didepannya dengan terengah-engah, dia masih tertawa geli “mianhe cha, mianhe hahaha coba kau bayangkan bagaimana wajahmu tadi” kata Gikwang sambil terus tertawa.
Aku yang masih kesal berjalan masuk ke dalam sekolah duluan meninggalkan Gikwang disana, biar saja dia dianggap orang gila aku tidak peduli.
**
“Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida” katanya, aku dan Gikwang saling bertatap muka “anak baru itu gayanya sok sekali” kata Gikwang “kenapa? Kau takut tersaingi?” tanyaku, Gikwang mendelik “untuk apa, aku ini sudah jadi yang nomor 1” jawabnya percaya diri, aku Cuma bisa menatapnya ilfeel.
“Baiklah, silahkan duduk dibangku yang kosong sebelah sana” kata Guru Sang menunjuk bangku paling belakang “aniyo guru, aku mau duduk di tempat itu” katanya sambil menunjuk tempat dudukku, aku dan Gikwang terkejut “baiklah Soo Ki, kamu silahkan pindah” katanya, aku berdiri dan membereskan barang-barangku “aniyo, bukan perempuan yang pindah, justru aku ingin duduk dengannya”.
Aku masih berlari mengejarnya yang sudah berada di depan gerbang sekolah kami, dia tertawa melihatku mengejarnya dengan susah payah “Hey! Kau kan tau aku benci cacing, kenapa kau melemparkannya padaku?” sungutku saat aku sampai didepannya dengan terengah-engah, dia masih tertawa geli “mianhe cha, mianhe hahaha coba kau bayangkan bagaimana wajahmu tadi” kata Gikwang sambil terus tertawa.
Aku yang masih kesal berjalan masuk ke dalam sekolah duluan meninggalkan Gikwang disana, biar saja dia dianggap orang gila aku tidak peduli.
**
“Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida” katanya, aku dan Gikwang saling bertatap muka “anak baru itu gayanya sok sekali” kata Gikwang “kenapa? Kau takut tersaingi?” tanyaku, Gikwang mendelik “untuk apa, aku ini sudah jadi yang nomor 1” jawabnya percaya diri, aku Cuma bisa menatapnya ilfeel.
“Baiklah, silahkan duduk dibangku yang kosong sebelah sana” kata Guru Sang menunjuk bangku paling belakang “aniyo guru, aku mau duduk di tempat itu” katanya sambil menunjuk tempat dudukku, aku dan Gikwang terkejut “baiklah Soo Ki, kamu silahkan pindah” katanya, aku berdiri dan membereskan barang-barangku “aniyo, bukan perempuan yang pindah, justru aku ingin duduk dengannya”.
Langganan:
Postingan (Atom)
Jumat, 23 September 2011
She's Gone
“Ryeowook-aah, jika aku meninggalkanmu nanti carilah wanita lain yang jauh lebih baik dariku” kata Jieun. Aku menatap kekasihku kebingungan “kau mau meninggalkanku? Tega sekali” ucapku dengan nada sedikit manja, Jieun hanya menatapku sambil terus tersenyum. Perlahan aku merasakan ia mulai menjauh dariku, aku coba menahan tangannya agar tidak pergi namun sesuatu yang besar sepertinya menariknya, ia menghilang. Aku kalut.
“JIEUN!!”
“JIEUN!!”
Kamis, 01 September 2011
Lovely Way -Part 2-
Hankyung kembali ke Cina dengan diam-diam, semua member Super Junior dan HyeSung mengantarkan Hankyung di bandara, Hankyung berpamitan pada semua member termasuk Heechul, mereka berpelukan lama, terlihat Hankyung membisikkan sesuatu pada Heechul yang membuat Hankyung seperti mengeluarkan airmatanya namun ia buru-buru menghapusnya.
Hankyung sudah berada didepan HyeSung. HyeSung memeluk Hankyung erat, ia terpukul dengan keputusan Hankyung. Dia berharap suatu saat nanti Hankyung memutuskan untuk kembali pada Super Junior.
HyeSung berjalan gontai meninggalkan bandara, semua member Super Junior sudah pulang terlebih dahulu, matanya bengkak karena menangis sejak semalam. Tanpa ia sadari Heechul mendekatinya dan mengejutkannya “Heechul Oppa!!!” teriaknya, Heechul hanya tersenyum lebar “sedang apa kau disini? Bukannya kau sudah pulang bersama yang lainnya?” Tanya HyeSung. Heechul menggeleng “aku tau kau itu terpuruk sama sepertiku makanya aku takut pulang membawa sendiri” katanya.
HyeSung menatap Heechul “Oppa, apa dia akan kembali?” tanyanya, Heechul diam. Dia berpikir terlalu lama sebelum menjawab “mungkin, kita harus percaya padanya” kata Heechul.
Hankyung sudah berada didepan HyeSung. HyeSung memeluk Hankyung erat, ia terpukul dengan keputusan Hankyung. Dia berharap suatu saat nanti Hankyung memutuskan untuk kembali pada Super Junior.
HyeSung berjalan gontai meninggalkan bandara, semua member Super Junior sudah pulang terlebih dahulu, matanya bengkak karena menangis sejak semalam. Tanpa ia sadari Heechul mendekatinya dan mengejutkannya “Heechul Oppa!!!” teriaknya, Heechul hanya tersenyum lebar “sedang apa kau disini? Bukannya kau sudah pulang bersama yang lainnya?” Tanya HyeSung. Heechul menggeleng “aku tau kau itu terpuruk sama sepertiku makanya aku takut pulang membawa sendiri” katanya.
HyeSung menatap Heechul “Oppa, apa dia akan kembali?” tanyanya, Heechul diam. Dia berpikir terlalu lama sebelum menjawab “mungkin, kita harus percaya padanya” kata Heechul.
Neomu Yeoppo Part 2
“Annyeong, sedang apa kau disini?” Tanya Kyuhyun saat aku sedang makan di kantin “annyeong” jawabku singkat, sambil terus melahap rotiku, dia melihatku sekilas “kau kenapa?” tanyanya, aku menggeleng tanpa melihat ke arahnya sambil terus makan. Dia melihat arah lain lalu mendesah. “Sarangheyo” katanya samar-samar, aku menoleh “mwo? Kau berkata apa barusan?” tanyaku.
Dia melihatku “sarangheyo” ulangnya masih sedikit berbisik “mwo? Coba katakan lebih keras, aku tidak mendengarmu” kataku lagi “SARANGHEYO!!” Teriaknya hingga semua mata di kantin menatap kami, aku diam. Memandangnya tanpa berkutik dan member jawaban “kau sudah mendengarnya kan? Sekarang jawablah”. Aku tidak mengerti apa maksudnya, apa yang harus aku jawab, dia kan Cuma mengatakan aku mencintaimu. Aku menatapnya keheranan lalu dengan cueknya aku kembali makan.
“Aishh” desisnya melihat kelakuanku “Choi Soo Ki, Sarangheyo! Be my girl, please” ucapnya lagi agak keras dan kami kembali menjadi tontonan banyak orang, aku melihat kearahnya “kau gila ya, mengatakan hal seperti itu didepan orang banyak” kataku agak kesal, jujur saja hatiku sekarang berdetak lebih cepat makanya aku pura-pura marah agar rasa Maluku tertutupi.
Dia melihatku “sarangheyo” ulangnya masih sedikit berbisik “mwo? Coba katakan lebih keras, aku tidak mendengarmu” kataku lagi “SARANGHEYO!!” Teriaknya hingga semua mata di kantin menatap kami, aku diam. Memandangnya tanpa berkutik dan member jawaban “kau sudah mendengarnya kan? Sekarang jawablah”. Aku tidak mengerti apa maksudnya, apa yang harus aku jawab, dia kan Cuma mengatakan aku mencintaimu. Aku menatapnya keheranan lalu dengan cueknya aku kembali makan.
“Aishh” desisnya melihat kelakuanku “Choi Soo Ki, Sarangheyo! Be my girl, please” ucapnya lagi agak keras dan kami kembali menjadi tontonan banyak orang, aku melihat kearahnya “kau gila ya, mengatakan hal seperti itu didepan orang banyak” kataku agak kesal, jujur saja hatiku sekarang berdetak lebih cepat makanya aku pura-pura marah agar rasa Maluku tertutupi.
Pemimpi..
Seorang pemimpi adalah aku, memaksa terus bermimpi walaupun seharusnya aku sudah terbangun dari mimpi itu.
Aku adalah seorang pemimpi. Selalu menginginkan seorang yg jauh dari hidupku tinggal bersamaku
Seorang pemimpi adalah aku. Terus berharap walaupun lelah
Seorang pemimpi adalah aku. Yang hanya bisa mengeluh dalam hati saat melihatmu bersama yang lain
Seorang pemimpi adalah aku. Mencintaimu dalam hati dan hanya mampu memandang wajahmu di foto
Seorang pemimpi adalah aku. Senang melihat senyummu walaupun itu bukan hanya untukku
Seorang pemimpi adalah aku. Berharap mimpi itu menjadi kenyataan suatu saat nanti
Seorang pemimpi adalah aku. Tetap mencintaimu walaupun aku tau tidak akan ada harapan cintaku utk dibalas
Sabtu, 13 Agustus 2011
Noona, Sarangheyoo~ Part 2
“JINJA??!!”
Dugaan Hye Ri tepat, salah dia menceritakan hal ini pada Gyn Suk yang jelas-jelas dia sangat menggilai Super Junior. Hye Ri menangguk. “lalu, kau jawab apa saat dia bilang dia jatuh cinta padamu?” Tanya Gyn Suk dengan suara agak perlahan. Hye Ri hanya dia tak memberikan jawaban. Gyn Suk yang menanti jawabannya menatapnya, lalu dia berdecak “aahh kau ini bodoh atau apa? Laki-laki seperti itu kau tolak” katanya.
“Aku belum menjawab apa-apa, aku hanya menyuruhnya keluar dan jangan menghubungiku dulu” jawab Hye Ri lemas. Gyn Suk memukul kepalanya “bodoh, itu sama saja kau menolaknya, kau ini, kalau aku yang ada di posisimu aku tidak akan melepaskannya begitu saja” kata Gyn Suk semangat. Aku meringis kesakitan “kau akan menjawab iya karena kau kan juga menggilai mereka, berbeda denganku yang notabene-nya mengenal Hyuk Jae secara pribadi” kilah Hye Ri.
“Ya terserah apa katamulah, jangan menyesal telah menolaknya, dia itu public figure bisa saja sekarang dia sedang berjalan dengan perempuan lain yang lebih cantik dan seksi dari dirimu” kata Gyn Suk sebelum pergi. Aku terdiam, memikirkan kata-kata Gyn Suk tadi dan entah kenapa dia merasakan panas di hatinya, ia seperti tidak ingin Eunhyuk melakukan hal yang dibicarakan Gyn Suk.
“Eotteohge?”.
**
“Aku mencintaimu noona, aku mencintaimu Shin Hye Ri!” kata Eunhyuk. Hye Ri terkejut, dia tidak bisa mengatakan apa-apa dan hanya memandang Eunhyuk “Aku mau kau disampingku Hye Ri, disamping seorang Hyuk Jae” katanya lagi.
“Lebih baik kau keluar Hyuk, dan jangan hubungi aku dulu”. Eunhyuk terkejut mendengar respon Hye Ri dia mencoba mengatakan sesuatu namun Hye Ri memintanya untuk cepat keluar dari apartementnya.
Dugaan Hye Ri tepat, salah dia menceritakan hal ini pada Gyn Suk yang jelas-jelas dia sangat menggilai Super Junior. Hye Ri menangguk. “lalu, kau jawab apa saat dia bilang dia jatuh cinta padamu?” Tanya Gyn Suk dengan suara agak perlahan. Hye Ri hanya dia tak memberikan jawaban. Gyn Suk yang menanti jawabannya menatapnya, lalu dia berdecak “aahh kau ini bodoh atau apa? Laki-laki seperti itu kau tolak” katanya.
“Aku belum menjawab apa-apa, aku hanya menyuruhnya keluar dan jangan menghubungiku dulu” jawab Hye Ri lemas. Gyn Suk memukul kepalanya “bodoh, itu sama saja kau menolaknya, kau ini, kalau aku yang ada di posisimu aku tidak akan melepaskannya begitu saja” kata Gyn Suk semangat. Aku meringis kesakitan “kau akan menjawab iya karena kau kan juga menggilai mereka, berbeda denganku yang notabene-nya mengenal Hyuk Jae secara pribadi” kilah Hye Ri.
“Ya terserah apa katamulah, jangan menyesal telah menolaknya, dia itu public figure bisa saja sekarang dia sedang berjalan dengan perempuan lain yang lebih cantik dan seksi dari dirimu” kata Gyn Suk sebelum pergi. Aku terdiam, memikirkan kata-kata Gyn Suk tadi dan entah kenapa dia merasakan panas di hatinya, ia seperti tidak ingin Eunhyuk melakukan hal yang dibicarakan Gyn Suk.
“Eotteohge?”.
**
“Aku mencintaimu noona, aku mencintaimu Shin Hye Ri!” kata Eunhyuk. Hye Ri terkejut, dia tidak bisa mengatakan apa-apa dan hanya memandang Eunhyuk “Aku mau kau disampingku Hye Ri, disamping seorang Hyuk Jae” katanya lagi.
“Lebih baik kau keluar Hyuk, dan jangan hubungi aku dulu”. Eunhyuk terkejut mendengar respon Hye Ri dia mencoba mengatakan sesuatu namun Hye Ri memintanya untuk cepat keluar dari apartementnya.
Lovely Way -Part 1-
Nama koreanya Lee HyeSung, aku suka tawanya yang khas, berbeda dengan perempuan lain di Entertainment ini. Selama ini mungkin dia tidak tau kalau aku memandanginya karena aku hanya mampu memandanginya dari jauh, bukannya takut tapi aku tidak mau terburu-buru.
**
“Annyeonghaseyo, Chika imnida” katanya memperkenalkan diri didepan juri audisi. Chika adalah WNI yang jauh-jauh datang ke Korea hanya untuk audisi SM Entertainment, bahasa Koreanya fasih dan dia tidak canggung untuk menampilkan bakatnya. Dia menari dengan lincah mengikuti irama music yang di putar di ruangan tersebut. Para juri saling bertatapan dan melontarkan komentarnya secara berbisik lalu mereka memberikan penilaiannya/
Seminggu setelah audisi itu Chika menanti hasil audisinya, dia tegang, bagaimana tidak yang mengikuti audisi itu rata-rata memiliki tarian dan suara yang bagus. Dia berharap-harap cemas saat membuka emailnya. Tak sampai sedetik ia berteriak “KYAAAAA~! AKU LOLOS AUDISI!!!!”teriaknya, tidak peduli ini sudah malam atau tidak yang pasti saat ini dia sangat senang/
**
**
“Annyeonghaseyo, Chika imnida” katanya memperkenalkan diri didepan juri audisi. Chika adalah WNI yang jauh-jauh datang ke Korea hanya untuk audisi SM Entertainment, bahasa Koreanya fasih dan dia tidak canggung untuk menampilkan bakatnya. Dia menari dengan lincah mengikuti irama music yang di putar di ruangan tersebut. Para juri saling bertatapan dan melontarkan komentarnya secara berbisik lalu mereka memberikan penilaiannya/
Seminggu setelah audisi itu Chika menanti hasil audisinya, dia tegang, bagaimana tidak yang mengikuti audisi itu rata-rata memiliki tarian dan suara yang bagus. Dia berharap-harap cemas saat membuka emailnya. Tak sampai sedetik ia berteriak “KYAAAAA~! AKU LOLOS AUDISI!!!!”teriaknya, tidak peduli ini sudah malam atau tidak yang pasti saat ini dia sangat senang/
**
Selasa, 09 Agustus 2011
Neomu Yeoppo Part 1
“LEE GIKWANG!!!! Kembali kau kesini!! Sekarang!!” Teriakku pada Lee Gikwang yang sedang berlari menjauhiku. Ini hari pertama kami masuk tahun ajaran baru, Lee Gikwang adalah sahabatku sejak kecil, Lee Gikwang yang orang Korea asli berteman denganku yang seorang blasteran Korea-Indonesia. kami terlalu sering bersama sehingga semua orang mengira kami memiliki hubungan khusus. Aku sama sekali tidak mau dengannya, terlalu sering bersamanya malah membuatku tidak ingin berpacaran dengannya.
Aku masih berlari mengejarnya yang sudah berada di depan gerbang sekolah kami, dia tertawa melihatku mengejarnya dengan susah payah “Hey! Kau kan tau aku benci cacing, kenapa kau melemparkannya padaku?” sungutku saat aku sampai didepannya dengan terengah-engah, dia masih tertawa geli “mianhe cha, mianhe hahaha coba kau bayangkan bagaimana wajahmu tadi” kata Gikwang sambil terus tertawa.
Aku yang masih kesal berjalan masuk ke dalam sekolah duluan meninggalkan Gikwang disana, biar saja dia dianggap orang gila aku tidak peduli.
**
“Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida” katanya, aku dan Gikwang saling bertatap muka “anak baru itu gayanya sok sekali” kata Gikwang “kenapa? Kau takut tersaingi?” tanyaku, Gikwang mendelik “untuk apa, aku ini sudah jadi yang nomor 1” jawabnya percaya diri, aku Cuma bisa menatapnya ilfeel.
“Baiklah, silahkan duduk dibangku yang kosong sebelah sana” kata Guru Sang menunjuk bangku paling belakang “aniyo guru, aku mau duduk di tempat itu” katanya sambil menunjuk tempat dudukku, aku dan Gikwang terkejut “baiklah Soo Ki, kamu silahkan pindah” katanya, aku berdiri dan membereskan barang-barangku “aniyo, bukan perempuan yang pindah, justru aku ingin duduk dengannya”.
Aku masih berlari mengejarnya yang sudah berada di depan gerbang sekolah kami, dia tertawa melihatku mengejarnya dengan susah payah “Hey! Kau kan tau aku benci cacing, kenapa kau melemparkannya padaku?” sungutku saat aku sampai didepannya dengan terengah-engah, dia masih tertawa geli “mianhe cha, mianhe hahaha coba kau bayangkan bagaimana wajahmu tadi” kata Gikwang sambil terus tertawa.
Aku yang masih kesal berjalan masuk ke dalam sekolah duluan meninggalkan Gikwang disana, biar saja dia dianggap orang gila aku tidak peduli.
**
“Annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida” katanya, aku dan Gikwang saling bertatap muka “anak baru itu gayanya sok sekali” kata Gikwang “kenapa? Kau takut tersaingi?” tanyaku, Gikwang mendelik “untuk apa, aku ini sudah jadi yang nomor 1” jawabnya percaya diri, aku Cuma bisa menatapnya ilfeel.
“Baiklah, silahkan duduk dibangku yang kosong sebelah sana” kata Guru Sang menunjuk bangku paling belakang “aniyo guru, aku mau duduk di tempat itu” katanya sambil menunjuk tempat dudukku, aku dan Gikwang terkejut “baiklah Soo Ki, kamu silahkan pindah” katanya, aku berdiri dan membereskan barang-barangku “aniyo, bukan perempuan yang pindah, justru aku ingin duduk dengannya”.
Langganan:
Postingan (Atom)
Copy Paste hukumannya di penjara 5 tahun lho :). Diberdayakan oleh Blogger.